Meski secara perlahan eksistensinya tergerus oleh kamera mirrorless, bukan berarti kamera DSLR bisa dilupakan. Sejak pertama kali mencuat di awal dekade 2000an, banyak orang jatuh cinta dengan kamera berjenis ini. Selain hasil jepretannya yang bagus, kamera ini juga dipilih karena menawarkan beragam teknik memotret karena banyaknya pilihan lensa yang tersedia.


10 rekomendasi kamera DSLR terbaik

1. Canon EOS 1300D
Mudah digunakan untuk para pemula
Harga mulai Rp.5,50 juta
Beli di Blibli
Pros Cons
Sederhana dan mudah digunakan Terasa ringkih karena dari plastik
Proses transfer mudah Belum berlayar sentuh
Sensor modern untuk hasil gambar jernih Tidak banyak mode potret

Salah satu kelebihan tipe ini adalah telah dibekali fitur Wifi yang tidak ada di pendahulunya. Sehingga aktivitas pemindahan data menjadi semakin mudah tanpa kabel USB. Kamera ini menggunakan sensor ukuran APS-C 18 MP dan prosesor gambar DIGIC 4+-. Kamera ini juga memiliki fitur pemotretan otomatis dan kompatibel dengan lebih dari 70 lensa EF/EF-S sehingga memungkinkan kamu mengambil foto layaknya seorang profesional.

2. Nikon D5200
Mudah untuk selfie berkat layar yang bisa diputar
Harga mulai Rp.6,40 juta
Beli di Tokopedia
Pros Cons
Layar bisa diputar untuk kemudahan ambil gambar Rumit digunakan akibat banyak tombol
Tampilan layar yang tajam dan jelas Grip yang disediakan terasa kecil
Sensor CMOS untuk hasil tanpa blackout Bobot relatif berat

Nikon D5200 merupakan pengembangan dari seri D5100. Kamera ini memiliki layar sebentang 3 inci yang bisa diputar ke berbagai arah. Kamu bisa menggunakan kamera ini untuk swafoto atau melihat layar untuk mengambil gambar di sudut yang sulit. Nikon menyematkan sesnsos CMOS DX-Format dengan resolusi 24Mp dan mampu merekam video full HD 1080p.

 

3. Nikon D3400
Dengan fokus cepat untuk memotret dengan tepat
Harga mulai Rp.6,80 juta
Beli di Tokopedia
Pros Cons
Akurat mengambil objek bergerak User interface yang merumitkan
Banyak pilihan jenis rekaman video Banyak kompetitor dengan harga di bawahnya
Tersedia beragam aksesori dan terjangkau Bobot relatif berat

Nikon mengeluarkan seri ini untuk menyasar pasar pemula. Namun, bukan berarti fitur didalamnya sederhana. D3400 hadir dengan lensa CMOS beresolusi 24 Mp. Kamera ini juga didukung prosesor gambar Expeed 4 agar bisa menangkap objek dengan cepat. Selain memotret, seri ini juga bisa merekam video slow-motion dan time lapse. Fokus otomatisnya bekerja lancar berkat teknologi baru di lensa VR.

4. Canon EOS 200D
Ringkas dan kecil di bawah 10 juta
Harga mulai Rp.7 juta
Beli di Tokopedia
Pros Cons
Berteknologi mutakhir dari Canon Terasa tidak kokoh karena kecil
Mudah dibawa-bawa Sulit digenggam
Tampilan klasik dan retro yang menarik Tidak ada fitur anti goncangan

EOS 200D adalah seri terbaru kamera DSLR dari Canon berlensa 24Mp yang menyasar pasar menengah. Produk ini juga menampilkan teknologi terbaru yang diimplementasikan Canon. Salah satunya adalah layar LCD Vari-angle yang dapat diputar ke berbagai arah. Bentuknya yang kecil dan ringan membuat 200D cocok untuk mereka yang gemar traveling atau fotografi jalanan.

 

5. Olympus PEN E-PL8
Menggunakan layar sentuh untuk zoom terbaik
Harga mulai Rp.7,20 juta
Beli di Tokopedia
Pros Cons
Kualitas zoom yang mumpuni Resolusi tertinggal dari kompetitor
Daya tahan baterai besar Bentuk kaku dan sulit digenggam
Sensor gambar dengan warna yang akurat Kecil dan terasa ringkih

Kamera ini dibekali dengan 4/3 Sensor Live MOS dengan resolusi 16.1 MP dan dikombinasikan dengan prosesor gambar TruePic VII. Dengan teknologi ini, maka gambar yang dihasilkan semakin baik dengan warna yang lebih jernih dan tajam. Layar LCD sebagai pusat kontrol visual dan memiliki fitur layar sentuh serta dapat diputar ke atas dan bawah.

Olympus PEN E-PL8 memiliki sistem pengurangan debu Super Sonic Wave Filter untuk membantu mengurangi debu yang masuk ke sensor saat mengganti lensa. Kamera ini menggunakan paket baterai lithium-ion milik BLS-50, dimana mampu bertahan hingga 350 gambar diam atau rekaman video 90 menit per charge. Kualitas zoom-nya juga tidak perlu diragukan lagi dan memungkinkan kamu mengambil gambar dalam jarak jauh.

6. Nikon D90
Dengan fitur Bluetooth untuk mudah transfer data
Harga mulai Rp.7,50 juta
Beli di Tokopedia
Pros Cons
Mudah transfer data gambar Piksel lensa tertinggal dari kompetitor
Grip yang maksimal Belum full frame
Pilihan aksesoris banyak Terasa goncangan ketika merekam video

Ada banyak kelebihan yang bisa kamu dapatkan dari kamera Nikon yang satu ini. Salah satunya adalah sensor CMOS DX-format resolusi 12.3 MP. Tidak hanya itu saja terdapat lensa Nikkor yang disandingkan pula oleh prosesor gambar EXPEED dan 1.5x crop factor. Selain itu masih banyak fitur pendukung lain seperti HD Recording dan output Composite Video, USB, HDMI, dan Bluetooth untuk mempermudah transfer data.

7. Pentax K-3 Mark II
Untuk kamu yang gemar memotret objek-objek luar angkasa
Harga mulai Rp.21 juta
Beli di Blibli
Pros Cons
Tajam memotret di tempat minim cahaya Sulit dioperasikan
Sensor mutakhir untuk hasil warna akurat dan detil Bentuknya terasa kaku
Pilihan aksesoris banyak Bobot relatif berat

Pentax K-3 Mark II adalah pembaruan dari Pentax K-3, DSLR buatan Ricoh yang menargetkan pasar profesional. Kamera ini masih memakai lensa 24 megapiksel yang diduetkan dengan prosesor Prime III. Keunggulan kamera ini ada di fitur Astrotracer untuk yang gemar memotret bintang. Sensor yang tersedia akan menghitung gerakan dan masukan cahaya agar bisa sinkronisasi CMOS dengan objek bintang.

8. Sony Alpha ILCE-A7 Mark II
Kamera DSLR 24 Megapiksel dengan koneksi Wifi
Harga mulai Rp.27 juta
Beli di Tokopedia
Pros Cons
Mudah digunakan meski untuk profesional Harga relatif mahal
Tersedia banyak aksesoris Grip yang disediakan terasa kecil dan kaku
Anti goncang ketika mengambil gambar Bobot relatif berat

Kali ini Sony mengeluarkan kamera full-frame tingkat dewa untuk para pecinta fotografi. Dengan resolusi kamera 24.3 MP, kamera ini memiliki kualitas foto dan perekaman video terbaik di kelasnya. Terdapat fitur 5-axis stabilization yang akan menstabilkan jenis lensa apapun yang dipasangkan ke kamera sehingga kamu bisa mengunakan shutter speed yang lebih rendah saat memotret.

Sony A7 Mark II juga memiliki desain ergonomi yang sangat baik, moisture, dan tahan debu dengan campuran bodi terdiri dari magnesium alloy dan mount lensa yang lebih kuat. Untuk urusan konektivitas kamu tidak perlu repot lagi karena telah disematkan teknologi Wifi yang semakin menambah nilai plus kamera ini.

9. Canon EOS 7D Mark II
Kamera anti air dengan fitur low light
Harga mulai Rp.29,60 juta
Beli di Tokopedia
Pros Cons
Teknologi mutakhir dengan hasil gambar sempurna Tidak anti air
Hasilkan gambar bokeh yang bagus Tidak ada stabilizer axis
Pilihan aksesoris banyak Grip kecil membuat sulit digenggam

EOS 7D Mark II dilengkapi dengan sensor CMOS 20.2 MP yang hebat, ISO hingga 16000, dan dioperasikan oleh prosesor pencitraan ganda DIGIC 6 untuk memastikan kualitas gambar yang sempurna dalam kondisi pemotretan dan untuk situasi pencahayaan minim. Fungsi Piksel Ganda CMOS AF menghasilkan fokus yang halus dan akurat ketika merekam video. Kamera ini juga merupakan idaman bagi para pecinta fotografi aksi dan liputan di tempat ekstrem karena kecepatan pengambilan gambar dan kekokohan bodi kameranya.

10. Pentax K-1
Sensor tajam untuk shooting video outdoor
Harga mulai Rp.32,70 juta
Beli di Tokopedia
Pros Cons
Layar bisa diputar untuk kemudahan ambil gambar Sulit dioperasikan
Tangguh terhadap goncangan dan cuara ekstrem Harga relatif mahal dibanding kompetitor
Pilihan aksesoris banyak Bobot relatif berat

Seri DSLR dari Pentax ini cocok digunakan untuk merekam video outdoor. Lensanya sudah bersensor CMOS beresolusi 36Mp full frame. Kamera ini sudah punya sistem fokus otomatis di 33 titik, dengan stabilizer 5 axis agar tidak goyang ketika merekam. Layar LCD yang dimilikinya juga fleksibel agar memudahkan melihat di angle yang sulit. Bodinya pun dibuat kokoh dan didesain tahan jatuh dan cuaca ekstrem.


Apa itu kamera DSLR?

DSLR merupakan kependekkan dari Digital Single Lens Reflex. Secara sederhana, kamera berjenis ini memakai cermin yang ada di depan sensor gambar sebagai pemantul objek yang ditangkap ketika menekan shutter. Untuk melihat objeknya, cermin tersebut meneruskan gambar ke jendela bidik atau viewfinder.

DSLR memiliki lebih banyak tombol dibanding SLR atau mirrorless. Tombol-tombol ini berfungsi untuk mengatur komposisi ketika memotret. Misalnya ISO, white balance, dan aperture. Ciri khas lain DSLR adalah tampilan fisiknya yang besar karena adanya kotak cermin tadi. Belum lagi banyaknya aksesoris yang membuat pengguna harus menyiapkan tas tersendiri khusus untuk kamera.


Cara memilih kamera DSLR

  • Pikirkan tujuan kamu menggunakannya

Ketika kamu memutuskan membeli, kamu harus tahu tujuannya. Jangan membeli kamera hanya untuk sekedar ikut-ikutan tren. Misalnya, apakah ingin menjadi fotografer prosesional? atau hanya ingin sekedar punya untuk memotret bersenang-senang? Kamu juga bisa memilih untuk kepentingan traveling tapi tetap menghasilkan gambar yang jernih.

  • Sesuaikan dengan karakteristik dan spesifikasi kamera

Setelah menentukan tujuan, kamu bisa memikirkan karakteristik kamera seperti apa yang kamu perlukan. Misalnya, untuk fotografer olahraga perlu kamera yang mampu memotret cepat dengan autofocus yang baik atau ketika traveling mencari kamera yang tahan air agar aman ketika dibawa ke pantai.

  • Sesuaikan dengan budget yang dimiliki

Dengan harga kamera yang beragam dari yang terjangkau sampai tidak, membuatmu harus benar-benar memikirkannya dengan seksama. Poin ini terhubung dengan poin sebelumnya, spesifikasi dan karakteristik kamera jelas menentukan harga yang dipatok produsen. Jika untuk pemula dan senang-senang saja, ada yang relatif terjangkau di bawah 7 juta. Untuk level penggemar atau semiprofesional kamu harus siapkan lebih dari itu.

  • Merk Kamera

Meski terkesan seperti opini pribadi, tapi tiap merek memiliki ciri-cirinya tersendiri. Misalnya Canon mempunyai tampilan pengguna yang sederhana jadi mudah untuk digunakan meski di kamera pasar profesional. Sebaliknya, Nikon mempunyai banyak tombol sehingga terkesan rumit tapi menawarkan mode memotret lebih banyak.

Kesimpulan

Untuk kamu yang masih pemula, editor menyarankan untuk memilih produk buatan Canon. Sebab tampilan penggunanya sederhana sehingga mudah untuk dioperasikan dibandingkan kompetitor. Untuk tingkat profesional bisa memilih produk buatan Sony karena memiliki fitur dan mode memotret yang lebih banyak begitu juga dengan pilihan aksesorisnya.

Disclaimer: Harga yang tercantum adalah referensi dari harga produk. Harga dapat berubah-ubah berdasarkan promo yang sedang berlaku di masing-masing toko online. Jika ada produk yang sudah tidak lagi tersedia, mohon menghubungi kami, di email: [email protected] Terima kasih!

Tentang titi

A content writer and story teller

Simpan sekarang, beli nanti. Kami akan memberitahumu jika harga turun!