Product in this article

Gangguan pencernaan seperti diare merupakan salah satu penyakit yang lazim diderita oleh setiap kalangan. Tua, muda, remaja, bahkan anak-anak, semuanya berpotensi terkena penyakit diare ini. Penyakit diare disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya keracunan makanan, terinfeksi bakteri, virus dan kuman yang masuk melalui makanan, serta intoleransi laktosa dan fruktosa. 

Gejala penyakit diare ditandai dengan sakit perut, mules, mual, muntah, sampai pada kondisi yang paling mengganggu yaitu buang air besar yang terus menerus. Jika tidak diatasi dengan cepat, diare dapat menyebabkan dehidrasi, dan infeksi pada bagian usus. 

Jika kamu sedang mengalami beberapa gejala di atas, segera lakukan pertolongan awal dengan mengkonsumsi obat diare. Berikut ini 10 rekomendasi obat diare terbaik versi ProductNation yang dapat membantu kamu.

Baca juga: Agar Tetap Fit & Mengobati Penyakit dengan Minum 10 Jamu Tradisional Indonesia

10 Rekomendasi Obat Diare yang Ampuh dari Merk Terbaik 

ZincPro
1. ZincPro Sirup
Cocok untuk anak yang menderita diare
Cocok untuk anak yang menderita diare
ZincPro
1. ZincPro Sirup
Cocok untuk anak yang menderita diare

Biasanya anak termasuk yang mudah terkena diare. Mulai dari kebiasaan mengigit jari, asupan makanan yang kurang bersih, hingga akibat intoleransi laktosa pada susu yang dikonsumsi. 

Ibu dapat memberikan ZincPro dalam bentuk sirup ini untuk anak usia di bawah 5 tahun. Pemberian dosis yang tepat selama 10 hari berturut-turut dapat membantu mengurangi diare yang dialaminya, dan mencegah terjadinya dehidrasi. Berikan obat ini bersamaan dengan larutan Oralit.

Lacto-B
2. Lacto-B (sachet)
Obat diare bayi bawah usia satu tahun
Obat diare bayi bawah usia satu tahun
Lacto-B
2. Lacto-B (sachet)
Obat diare bayi bawah usia satu tahun

Bayi memang memiliki sistem pencernaan yang belum sempurna, dan masih menyesuaikan beberapa jenis asupan makanan. Pada umumnya, bayi yang sering menderita diare, karena tidak cocok atau memiliki intoleransi terhadap beberapa kandungan yang ada pada susu formula, termasuk laktosa.

Untuk membantu si Kecil agar diare yang dialaminya mereda, ibu dapat memberikan Lacto-B. Obat diare khusus bayi ini terbuat dari Lactic Acid Bacterial yang menghasilkan asam organik yang berfungsi untuk membantu menghambat bakteri yang merugikan. Selain itu, Lacto-B juga mengandung bahan yang dapat berfungsi untuk mengurangi lactose intolerance pada bayi setelah mengkonsumsi susu formula. 

Entrostop
3. Entrostop (2 strips)
Tablet anti diare untuk dewasa
Tablet anti diare untuk dewasa
Entrostop
3. Entrostop (2 strips)
Tablet anti diare untuk dewasa

Entrostop mengandung 650 mg Attapulgite dan 50 mg pektin yang akan bekerja dengan cara menteralisir racun dan bakteri penyebab diare, sehingga frekuensi buang air besar menjadi berkurang dan memperbaiki konsistensi feses yang encer. 

Entrostop dikemas dalam bentuk tablet. Sesuai dengan aturan pakai yang ada, untuk orang dewasa dapat mengkonsumsi dua tablet sehari, sedangkan anak usia 6-12 tahun cukup mengkonsumsi satu tablet saja, setiap habis buang air besar.

Oralit
4. Oralit (10 sachets)
Larutan ampuh untuk hilangkan diare
Larutan ampuh untuk hilangkan diareLarutan ampuh untuk hilangkan diare
Oralit
4. Oralit (10 sachets)
Larutan ampuh untuk hilangkan diare

Oralit merupakan obat andalan yang sering kali digunakan untuk penderita diare. Bukan saja mudah dibeli tanpa resep obat, kamu juga bisa membuat larutan ini sendiri dengan campuran garam, gula putih, dan air.

Biasanya obat ini dijual dalam bentuk serbuk atau bubuk yang harus dilarutkan terlebih dahulu ke dalam air matang. Oralit mengandung senyawa elektrolit dan mineral, seperti Natrium klorida, Kalium klorida, Natirum bikarbonat, Glukosa anhidrat, dan Trisodium citrate dihydrate. 

Efek obat ini baru akan terasa setelah 8-12 jam setelah kamu meminumnya. Namun, perlu juga diperhatikan takaran yang tepat sesuai dengan umur penderita, dimana untuk orang dewasa sekitar 50-100 ml sedangkan pada anak sekitar 15-100 ml.

Diapet
5. Diapet
Bentuk kapsul dengan ekstrak jambu biji
Bentuk kapsul dengan ekstrak jambu biji
Diapet
5. Diapet
Bentuk kapsul dengan ekstrak jambu biji

Obat ini dibuat dari ekstrak jambu biji yang sudah terkenal dapat memberikan banyak manfaat, seperti membantu menghentikan buang air besar yang terus menerus, serta dapat membantu proses penyerapan racun pada tubuh. Dikemas dalam bentuk kapsul herbal, Diapet dijual dengan harga terjangkau, sehingga mudah dibawa, terlebih saat bepergian. 

Norit
6. Norit
Ukuran kecil dengan daya serap yang kuat
Ukuran kecil dengan daya serap yang kuat
Norit
6. Norit
Ukuran kecil dengan daya serap yang kuat

Untuk kamu yang sulit menelan tablet berukuran besar, maka Norit bisa kamu jadikan opsi ketika mengalami diare. Obat ini terbuat dari karbon aktif yang diambil dari tumbuh-tumbuhan, sehingga bekerja dengan cara menyerap racun atau bakteri yang ada di saluran pencernaan. Karena memiliki daya serap yang kuat, obat ini juga dianjurkan untuk diminum ketika orang keracunan makanan.

Diatabs
7. Diatabs
Obat pereda diare berwarna hitam
Obat pereda diare berwarna hitam
Diatabs
7. Diatabs
Obat pereda diare berwarna hitam

Diatabs termasuk salah satu obat pereda diare yang cukup ternama. Ciri khas tabletnya berwarna hitam dengan kandungan Attapulgite aktif yang berfungsi mengikat toksin, bakteri, dan enterovirus yang ada di perut. 

Sehingga dengan dosis pemakaian yang dianjurkan, obat ini mampu memperbaiki  konsistensi feses yang cair. Pastikan obat ini tidak diberikan untuk orang yang mengalami konstipasi.

Inamid
8. Inamid
Dianjurkan dan aman untuk ibu hamil
Dianjurkan dan aman untuk ibu hamil
Inamid
8. Inamid
Dianjurkan dan aman untuk ibu hamil

Masalah dengan saluran pencernaan seperti diare bisa juga dialami ibu hamil. Terlebih karena yang disebabkan oleh ketidakcocokan dalam mengkonsumsi vitamin prenatal. Sedangkan dalam mengkonsumsi obat pada ibu hamil tidak boleh sembarangan. Jika salah mengkonsumsi obat, justru dapat membahayakan tumbuh kembang janin.

Kandungan yang dianjurkan untuk dikonsumsi ibu hamil adalah jenis obat diare yang mengandung Loperamide, seperti salah satunya adalah Inamid. 

Obat ini mengandung Loperamide HCL 2 mg yang akan bekerja memperlambat gerak usus, agar menghasilkan feses yang lebih padat dan mengurangi jumlah cairan yang keluar dari tubuh. Pastikan ibu hamil juga banyak mengkonsumsi air putih, agar tidak terjadi dehidrasi.

Diardis (75 ml)
9. Diardis (75 ml)
Obat diare cair dari bahan herbal alami
Obat diare cair dari bahan herbal alami
Diardis (75 ml)
9. Diardis (75 ml)
Obat diare cair dari bahan herbal alami

Untuk kamu yang lebih memilih obat dari bahan-bahan herbal alami, maka untuk mengatasi diare yang menganggu, kamu bisa meminum Diardis. Terbuat dari 100% madu, sari daun jambu dan kunyit. 

Senyawa yang ada pada bahan tersebut mampu membantu mengurangi frekuensi buang air besar serta membunuh bakteri penyebab diare pada usus. Selain membantu menghilangkan diare, obat ini juga mampu meredakan disentri pada anak. Dikemas dalam botol kaca, dan sudah mengantongi nomor BPOM serta Dinas Kesehatan.

Neo Kaolana
10. Neo Kaolana Sirup
Mengatasi diare nonspesifik dengan cepat
Mengatasi diare nonspesifik dengan cepat
Neo Kaolana
10. Neo Kaolana Sirup
Mengatasi diare nonspesifik dengan cepat

Diare nonspesifik umumnya dikarena ketidakmampuan tubuh ketika menerima jenis makanan tertentu. Oleh karenanya untuk kamu yang suka bepergian ke tempat-tempat baru dan menikmati wisata kuliner, ada baiknya selalu sedia Neo Kaolana.

Obat diare ini mengandung Kaolin dan Pectin yang mampu menyerap zat pemicu diare dalam usus, sehingga mengurangi rasa mules di perut, dan frekuensi buang air besar. Obat ini berbentuk suspensi, sehingga bereaksi lebih cepat, maka cepat pula dalam mengatasi diare yang menggangu. Minum dengan dosis yang ditentukan.


Tips Memilih Obat Diare yang Tepat

Saat terkena diare memang sebaiknya langsung mengkonsumsi obat yang tepat. Bersamaan dengan itu, ada baiknya penderita meminum banyak air putih, agar terhindar dari dehidrasi. Berikut ini adalah tips memilih obat diare yang tepat versi ProductNation.

  • Tablet, Kapsul atau Sirup?

Ada beberapa jenis obat diare yang dijual di pasaran. Mulai dari bentuk tablet, kapsul, bubuk hingga yang cair atau sirup. Kamu bisa memilih obat diare yang dirasa lebih mudah untuk kamu konsumsi. 

Seperti bayi atau anak kecil yang masih kesulitan jika harus mengkonsumsi obat dalam bentuk tablet atau kapsul, maka pemilihan obat diare dalam bentuk bubuk atau cair lebih tepat. Sedangkan untuk kamu yang juga memiliki kesulitan ketika harus meminum tablet berukuran besar, pilihkan obat dalam bentuk kapsul atau tablet kecil seperti Norit.

Meski obat dalam bentuk sirup masih lazim dikonsumsi orang dewasa, pastikan kamu sudah membaca dosis yang dianjurkan, agar efek dari obat tersebut dapat bekerja secara optimal, dan meredakan diare lebih cepat.

  • Herbal atau kimia?

Kebanyakkan obat pereda diare mengandung bahan kimiawi, meski ada juga beberapa yang terbuat dari 100% bahan-bahan herbal alami. Untuk kamu yang cenderung mempercayai khasiat dengan bahan herbal, mungkin bisa memilih obat diare yang terbuat dari sari daun jambu. 

Karena zat senyawa yang ada di daun jambu dapat membantu menyerap cairan radang penyebab diare, sehingga memperbaiki konsistensi feses yang encer. Meski terbuat dari bahan alami, pastikan kamu juga mengkonsumsi sesuai dosis yang tercantum.

Baca juga: Nikmati Tea Time dengan 10 Teh Hitam Pilihan yang Pasti Kamu Suka

  • Perhatikan tanggal kadarluarsa

Umumnya obat diare merupakan salah satu obat bebas yang dipasarkan di masyarakat. Kamu dapat dengan mudah membelinya tanpa perlu resep dari dokter. Oleh karena itu, sebaiknya ketika membeli secara online ataupun offline, seperti di apotek, pastikan kamu memperhatikan tanggal kadaluarsa obat tersebut. Jangan sampai kamu meminum obat yang sudah mendekati atau bahkan melewati waktu kadarluarsa, karena akan membahayakan bagi tubuh. 

  • Ada alergi obat atau tidak? 

Nah, untuk kamu yang mungkin memiliki alergi terhadap kandungan zat tertentu, pastikan sudah membaca komposisi yang tertera di masing-masing obat diare yang tersedia. Hal ini mencegah agar tidak terjadi indikasi penyakit yang lain, terlebih untuk ibu hamil, bayi dan anak kecil, di mana mereka tidak boleh sembarangan mengkonsumsi obat, sehingga pastikan juga obat tersebut sudah memiliki BPOM dan terdaftar di Dinas Kesehatan.


Kesimpulan

Jangan menganggap enteng penyakit diare. Karena jika tidak ditangani dengan baik, beberapa penderita justru mengalami masalah infeksi usus yang lebih serius lagi. Dengan mengkonsumsi obat diare yang tepat, frekuensi buang air besar juga akan berkurang. 

Selain obat, saat diare kamu juga sebaiknya banyak minum air putih untuk menghindari timbulnya dehidrasi. Semoga rekomendasi obat di atas dapat membantumu meredakan diare dengan cepat, ya!

Disclaimer: Harga yang tercantum adalah referensi dari harga produk. Harga dapat berubah-ubah berdasarkan promo yang sedang berlaku di masing-masing toko online. Jika ada produk yang sudah tidak lagi tersedia, mohon menghubungi kami, di email: [email protected] Terima kasih!

End of Article
Selengkapnya Kesehatan

Simpan sekarang, beli nanti. Kami akan memberitahumu jika harga turun!