Product in this article

Gangguan pada mata karena oleh virus atau kelelahan tentunya sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Pemicunya beragam, contohnya kebiasaan menggosok mata dan penggunaan gadget yang terlalu sering.

Obat tetes mata dapat dijadikan pilihan tepat untuk menjaga dan mengembalikan kesehatan mata. Obat ini dapat menanggulangi mata merah, kering, gatal, bahkan bintitan. Jika kamu memiliki keluhan serupa, kamu dapat melihat ulasan 10 obat tetes mata dari ProductNation berikut ini.

Baca juga: 10 Kacamata Baca Paling Rekomendasi Untuk Membaca lebih Jelas

10 Rekomendasi Obat Tetes Mata Terbaik

Jaga kelembaban mata kering
Braito
1. Braito Tears (5 ml)
Jaga kelembaban mata kering

Kandungan Hydroxypropyl Methylcellulose didalamnya mampu menyejukkan dan melumasi mata. Oleh karena itu, perih dan iritasi yang disebabkan mata kering akan reda berkat pelembab berukuran 5 ml ini.

Pengawet benzalkoniumklorida juga dijadikan komposisi tambahan untuk mencegah pertumbuhan bakteri setelah botolnya dibuka, namun kamu tetap perlu memperhatikan tanggal kedaluarsanya. Pastikan untuk menyimpannya pada suhu di bawah 30°C.

Atasi rasa gatal dan berair pada mata
Rohto
2. Rohto Cool (7 ml)
Atasi rasa gatal dan berair pada mata

Sensasi dingin yang didapatkan saat memakai tetes mata ini, akan mengatasi mata gatal setelah iritasi ringan yang kamu alami, dan mata terasa sejuk dan segar kembali. Iritasi ini biasanya disebabkan oleh paparan terhadap partikel kotoran atau kelelahan.

Obat ini tidak dianjurkan untuk mata yang menggunakan soflens. Satu kemasan botol 7 ml ini mengandung Nafazolin HCI yang dapat kamu gunakan 3 hingga 4 kali seminggu untuk hasil yang optimal.

Insto
3. Insto (7,5 ml)
Cocok untuk mata orang dewasa yang mengalami kelelahan

Jika mata kamu merah dan perih akibat terkena klorin usai berenang, debu ataupun asap dapat menggunakan obat tetes dari Insto ini. Cukup teteskan 2-3 tetes pada setiap mata hingga 3 atau 4 kali sehari sesuai dosis normalnya.

Untuk keamanan, pastikan untuk tidak meggunakannya obat tetes ini saat memakai lensa kontak, penyimpanan lebih dari 1 bulan, dan oleh penderita glaukoma. 

Cendo
4. Cendo LFX
Obat tetes mata antibiotik untuk infeksi bakteri

Cendo LFX merupakan obat tetes mata dengan pH antara 5-8, yang berisi antibiotik Levofloxacin untuk mengatasi infeksi akibat bakteri atau mikroorganisme.

Untuk beberapa pengguna, saat pemakaian obat tetes mata ini, akan memberikan efek samping yang tidak nyaman, seperti belek, namun setelahnya akan pulih dan jernih kembali. Cukup teteskan 1-2 tetes pada mata yang sakit, 3-4 kali sehari atau sesuai kebutuhan.

Noni Eye
5. Noni Eye (5 ml)
Dari bahan herbal untuk pertolongan pada pandangan mata kabur

Kandungan sari buah murni Noni (Morinda Citrifolia) pada obat tetes mata herbal ini kaya akan iridoid yang berasal dari pulau Tahiti. Selain itu juga kaya akan vitamin, mineral, dan asam amino yang baik untuk kesehatan mata.

Obat tetes mata ini dikemas menggunakan teknologi yang canggih, sehingga kualitasnya terjamin. Kamu bisa menggunakan obat ini untuk meredakan mata bengkak, merah, lelah, pandangan kabur hingga bintitan.

Ampuh meredakan mata merah dengan cepat
Visine
6. Visine Extra (6 ml)
Ampuh meredakan mata merah dengan cepat

Jika kamu memiliki masalah dengan mata yang sering merah, obat berukuran 6 ml ini dapat kamu gunakan sebagai solusi. Selain itu, Visine Extra ini juga mampu mengurangi resiko iritasi berat dan mata ringan.

Teteskan 1-2 tetes pada mata yang terasa pedih dan memerah sebanyak 3-4 kali sehari, atau sesuai petunjuk dokter. Jangan gunakan secara rutin jika mata merah tak kunjung membaik. Untuk pengguna kontak lensa, setelah obat diteteskan, diamkan minimal 10-15 menit sebelum kamu dapat menggunakannya.

Aman digunakan untuk mata anak
Tarivid
7. Tarivid (5 ml)
Aman digunakan untuk mata anak

Obat tetes antibiotik dengan berat 20 gram ini mampu mengatasi infeksi bakteri pada mata terutama pada anak-anak. Khususnya digunakan untuk terapi blefaritis, dakriosistitis, konjungtivitis, tarsadenitis, keratitis, dan ulkus kornea.

Tidak disarankan untuk penggunaan jangka panjang, karena memiliki efek samping diantaranya rasa terbakar, rasa perih, dan sering keluar air mata. Sebaiknya segera hubungi dokter, jika keluhan anak berlanjut.

Mengobati iritasi berat
Alletrol
8. Alletrol (5 ml)
Mengobati iritasi berat

Alletrol Compositum tetes mata mengandung dexamethasone sodium phosphate sebanyak 1 mg, neomycin sulfate, serta polymixin B sulfate 6000 IU. Obat tetes mata ini mampu menyembuhkan peradangan pada mata yang disertai dengan infeksi berat akibat bakteri. Jika digunakan dalam jangka panjang dapat menyebabkan rasa gatal dan terbakar, bahkan reaksi hipersensitif.

Untuk penderita glaukoma terbuka yang kronis
Cendo
9. Cendo Timol (5 ml)
Untuk penderita glaukoma terbuka yang kronis

Cendo Pharmaceutical memperoduksi obat mata berbentuk cair yang diperuntukan bagi penderita glukoma terbuka yang kronis. Berkat kandungan Timolol Maleate yang bersifat beta blocker, obat tetes ini dapat membantu mengobati tekanan bola mata terhadap dinding bola mata dan mengurangi banyaknya cairan mata yang muncul. Sebaiknya ikuti anjuran dokter untuk mendapatkan dosis yang tepat sesuai kondisi mata.

Obat tetes mata bintitan dengan resep dokter
Erlamycetin
10. Erlamycetin (5 ml)
Obat tetes mata bintitan dengan resep dokter

Erlamycetin Plus tetes mata 5 ml mengandung chloramphenicol. Zat tersebut merupakan antibiotik untuk mengatasi infeksi bakteri terutama penyebab bintitan.

Obat ini sifatnya keras dan memerlukan resep dokter, serta tidak disarankan digunakan oleh ibu hamil dan menyusui. Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan antara lain iritasi lokal dan rasa perih.


Cara Memilih Obat Tetes Mata yang Bagus

  • Sesuaikan dengan keluhan

Saat memilih produk ini, perhatikan komposisi dan label kemasan untuk mengetahui fungsinya. Tersedia obat tetes mata yang dibuat untuk mengatasi iritasi berat, ringan, hingga penyakit yang disebabkan oleh virus.

Untuk mengetahui obat yang tepat, sebaiknya konsultasikan dahulu ke dokter sehingga kamu akan mendapatkan rekomendasi obat yang mampu mengatasi sakit mata tersebut secara efektif dan aman.

  • Perhatikan kadaluarsa dan cara penyimpanan obat tetes mata

Agar obat yang kamu beli dapat bertahan lama, kamu perlu memperhatikan dosis, penyimpanan, dan tanggal kedaluarsanya. Obat harus disimpan dalam suhu tertentu dan juga memiliki jangka waktu penyimpanan setelah dibuka.

Pilihlah produk yang memiliki semua keterangan tersebut, sehingga kamu dapat menggunakannya tanpa khawatir mengalami iritasi atau alergi berkelanjutan.


Cara Menggunakan Obat Tetes Mata yang Benar

1. Jaga kebersihan dengan mencuci tangan terlebih dahulu

Saat menggunakan obat tetes mata, kita perlu menyentuh kelopak mata. Oleh karena itu jemari yang digunakan perlu steril dari kuman supaya tidak menambah iritasi. Cucilah kedua tangan secara menyeluruh menggunakan sabun dan air sebelum dan sesudah menggunakan obat tetes.

2. Posisi kepala dan jari

Langkah kedua adalah mengatur kemiringan kepala dan membuka kelopak mata. Cukup tengadahkan kepala dan tahan kelopak bagian bawah mata menggunakan ujung jari telunjuk. Pastikan posisi kepala stabil supaya obat tetes tidak mengalir ke wajah.

Saat obat tetes digunakan untuk anak kecil atau balita, terkadang kita kesulitan menahan mata terbuka, apalagi jika terdapat refleks kedip saat ada benda asing di depan mata. Untuk mengatasinya, kamu dapat memposisikan kepala secara menyamping dalam posisi tidur dan meneteskan obat dari sudut mata.

3. Meneteskan obat

Yang terakhir adalah menekan badan obat untuk meneteskan cairan sesuai dosisnya. Jika kamu memerlukan lebih dari satu tetes, ada baiknya memberi jeda antara masing-masing tetesan. Dengan begitu mata kamu dapat beristirahat dan beradaptasi dengan cairan asing.

Tunggu sekitar 2-3 menit tanpa mengedip atau mengusap mata supaya obat tersebut dapat meresap.


Kesimpulan

Mata merupakan organ penting yang harus diperhatikan setiap saat, salah satu cara untuk menjaganya adalah menggunakan obat tetes. Cermatlah dalam melihat label produk dan sesuaikan fungsinya dengan kebutuhanmu.

Kamu juga harus mengikuti resep dokter jika memilih obat keras demi keamanan. Terakhir, pastikan kamu memperhatikan kebersihan, posisi kepala, dan cara meneteskan obat sehingga kandungannya dapat terserap dengan baik.

Disclaimer: Harga yang tercantum adalah referensi dari harga produk. Harga dapat berubah-ubah berdasarkan promo yang sedang berlaku di masing-masing toko online. Jika ada produk yang sudah tidak lagi tersedia, mohon menghubungi kami, di email: [email protected] Terima kasih!

Suka menulis produk menarik & teratas misalnya? Menulislah untuk kami!

End of Article
Selengkapnya Kesehatan

Simpan sekarang, beli nanti. Kami akan memberitahumu jika harga turun!